Konsumsi Listrik Yang dihabiskan Miner Bitcoin Di Seluruh Dunia

Bitcoin tidak seperti mata uang Rupiah, Ringgit ataupun Dollar. Bitcoin lebih mirip seperti emas, yang mana untuk menciptakan Bitcoin baru, maka kita harus bekerja.

Mata uang Rupiah di produksi dan di kontrol peredarannya oleh Bank Indonesia, sedangkan Bitcoin di produksi oleh miner dan tidak ada yang mengontrol seluruh Bitcoin yang ada di internet.

Total keseluruhan Bitcoin adalah tidak lebih dari 21juta BTC, dan hingga sekarang sudah di tambang sekitar 18.5juta BTC. Artinya kurang dari 2.5juta BTC masih bisa di tambang oleh miner yang menyelesaikan transaksi dan memverifikasi transaksi yang terjadi secara global.

Konsumsi Listrik Miner Bitcoin

Setelah berdirinya Bitcoin pada 3 Januari 2009, siapa pun yang memiliki komputer biasa bisa berpartisipasi dalam jaringan Bitcoin. Seperti yang diuraikan dalam Whitepaper Bitcoin, menambang “pada dasarnya adalah satu CPU = satu vote” Meskipun semua komputer memiliki CPU yang secara teknis mampu menambang, persaingan antara miner satu dengan yang lain pada jaringan dengan cepat mulai memanas seiring popularitas Bitcoin yang melonjak. Saat ini, puluhan ribu komputer ikut bersaing yang khusus untuk menambang Bitcoin dari seluruh penjuru dunia.

Miner Bitcoin biasanya menggunakan komputer dengan spesifikasi yang tinggi untuk menyelesaikan rangkaian proses penandatanganan blok di jaringan blockchain. Jumlah VGA yang tidak sedikit, tentu saja akan memakan banyak listrik rumah kita. Selain itu, para miner Bitcoin umumnya menggunakan VGA dengan versi keluaran terbaru, entah itu dari AMD atau NVIDIA.

Menurut chart diatas, bisa kita kethaui bahwa Energi atau Listrik yang digunakan oleh para Miner Bitcoin di seluruh dunia rata rata adalah ~75TWh (Tera Watt jam) per tahun. 1 TWh = 1 triliun watt jam

Baca Juga :   SRG - Menghubungkan Developer Game dan Player Game dalam Satu Platform

Bitcoin vs Everyone

Membandingkan Bitcoin dengan yang lainnya adalah hal yang menyenangkan. Sebagai contoh disini adalah saya menggunakan data perbandingan Energy yang dipakai untuk mining Bitcoin versus energi yang dipakai untuk mining sumber daya alam.

  • Minyak : 53000 TWh
  • Batu bara : 43000 TWh
  • GAS Alam : 35000 TWh
  • Nuklir : 2700 TWh
  • Bitcoin: 75 TWh

Bitcoin masih sangat kecil jika di bandingkan dengan Sumber Daya Alam yang ada di dunia ini dari segi konsimsi energi listrik per tahunnya.

Sekian informasi yang bisa saya sajikan mengenai konsumsi daya seluruh miner Bitcoin untuk menambang bitcoin baru. Semoga bisa bermanfaat.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *