3 Kontroversi Huobi Global dalam dunia Kripto

Kontroversi Huobi Global

Beberapa kontroversi Huobi Global yang merupakan bursa pertukaran mata uang kripto membuat kita semua waspada dan skeptis untuk melakukan transaksi disana.

Lebih dari 700 jenis mata uang kripto telah terdaftar di Huobi dan bisa di perdagangkan di sana. Hal ini lah yang membuat volume transaksi harian di Huobi mencapai $7 miliar.

Saat ini Huobi telah berusia 7 tahun sejak peluncuran pertama nya, dan sekarang ini menempati posisi ke 3 di coinmarketcap.com berdasarkan Web Traffic Factor .

Menjadi exchanger besar, bukan berarti jalan bisnis Huobi tidak ada drama. Ada beberapa kontroversi Huobi global yang menjadi perbincangan hangat seluruh ekosistem blockchain. Berikut daftar 4 kontroversi Huobi Global yang menggegerkan dunia trading dan investasi aset digital.

Kontroversi Huobi Global

Daftar dibawah ini, saya ambil berdasarkan history dan saya sudah meletakkan daftar pustaka di bagian akhir artikel ini

Kirim 920 BTC & 8100 LTC ke Wallet yang Salah

Jika kita menggunakan akal dan logika kita, yang mana sebuah exchanger besar mengirimkan sejumlah uang yang merupakan aset milik penggunanya ke salah wallet, kira kira apakah kalian percaya dengan mudah?

Angka itu setara dengan Rp 6,3 miliar yang mana di kirimkan kepada 27 wallet berbeda.

Exchanger asal China ini langsung memberikan pernyataan di Weibo mengenai insiden yang mereka alami ini. Tetapi setelah saya telusuri link postingan nya di Weibo ternyata sudah dihapus. Kurang lebih pernyataannya adalah seperti dibawah ini :

” Tadi malah Customer Service kita mengalamai kesalahan ketika sedang melayani pelanggan yang ingin melakukan penarikan uang. Kesalahan ini menyebabkan 920 BTC dan 8100 LTC terkirim pada 27 wallet yang salah. Setelah departemen keamanan mendapati alarm mengenai hal ini, maka sistem sepenuhnya terkunci. Lalu departemen keuangan sedang melakukan investigasi terhadap insiden ini. Kami telah menghubungi pemilik wallet terkait dan kami meminta maaf atas kejadian ini” kata Huobi Global mengenai kontroversi yang baru saja mereka alami.

Baca Juga :   Perusahaan Kontroversial dibalik Token USDT

Jumlah uang yang di kirimkan engga begitu besar jumlahnya. Dan bisa juga ini hanyalah akal akalan orang dalam yang ingin melarikan uang pelanggan mereka dengan membuat drama seperti ini.

Huobi dan OKCoin Invest 1 miliar Yuan

Pada tahun 2017, mayorita exchanger asal China tidak mengenakan fee trading atau hanya beberapa platform saja yang mengenakan fee sangat kecil untuk aktivitas trading.

Hal tersebut membuat semua orang bertanya-tanya, darimana uang mereka dapat. Lalu sepertinya jawaban mulai ditemukan ketika adanya kasus antara Huobi dan OkCoin yang merupakan exchanger asal China melakukan invesatsi sebesar 1 miliar Yuan atau setara dengan $150juta dengan cara patungan.

Uang yang mereka gunakan adalah uang idle yang artinya itu adalah uang milik pengguna yang jarang di sentuh oleh pengguna mereka. Sedangkan perusahaan yang mereka investasikan uang adalah perusahaan produk pengelola kekayaan.

Kemudian beberapa saat kemudian media asal China, bernama Xinhua memposting sesuatu tentang Bitcoin. Dan membut harga Bitcoin turun drastis karena hari hari berikutnya kebijakan China mengenai Bitcoin mulai keras dan tidak kenal ampun. Banyak pelarangan yang dilakukan oleh pemerintah China yang menyebabkan rate harga Yuan ke Bitcoin turun drastis.

China Banned ICO & trading kripto

Ini adalah berita yang paling viral di penghujung tahun 2017, dimana China melakukan pelarangan besar besaran terhadap keberadaan ICO yang saat itu sedang dalam kondisi hype.

Baca juga : Tips Membeli Coin ICO (Initial Coin Offering) yang Baik

Akibat keputusan presiden Jin Ping, hal tersebut membuat hancur pasar mata uang kripto termasuk koin koin besar. Karena banyak sekali orang mulai panik dan menjual aset mereka, terutama orang yang berdomisili di China.

Baca Juga :   Wabah Corona (COVID-19) Meluas, Harga Bitcoin Amblas 60%

Huobi juga terkenda dampak atas hal tersebut, sehingga mereka mulai memunculkan kebijakan baru berupa fee transaksi 0.2% untuk aktivitas pertukaran mata uang di Huobi.

Walaupun China melarang ICO, tetapi negara Paman Sam masih tetap menerima ICO tetapi untuk peraturan investasi pembelian token baru kini diatur lebih ketat lagi.

Akhir Kata

Itulah kontroversi Huobi Global yang menggegerkan kita sebagai komunitas mata uang digital. Jangan lupa untuk mengambil sisi baik ketika drama di China muncul lagi, karena kita semua harus tetap survive hingga Blockchain benar benar diadopsi secara masal oleh dunia ini.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *