Apa itu Oracle pada Blockchain? Dan contohnya

Apa itu oracle

Banyak orang bertanya tanya apa itu Oracle pada dunia blockchain. Pengertian Oracle ini sangat erat kaitannya dengan pertumbuhan kebutuhan manusia dalam memperluas layanan platform yang berbasis teknologi blockchain.

Pastinya kalian tidak asing lagi dengan Proyek Terdesentralisasi yang telah booming beberapa tahun terakhir. Saya sendiri yakin sekali , nantinya Proyek terdesentralisasi akan menjadi sebuah sistem yang wajib diadopsi di masa depan. Hal ini dikarenakan kita semua membutuhkan data yang akurat dan juga terstruktur secara realtime dengan bantuan teknologi Blockchain.

Keberadaan Proyek Terdesentralisasi sangat bergantung pada kondisi Oracle, karena pentingnya keberadaan Oracle ini, bisa dikatakan bahwa sebuah proyek terdesentralisasi tidak akan terbentuk apabila tidak adanya Oracle.

Pengertian Apa itu Oracle

Secara mudahnya, Oracle adalah sebuah jembatan penting yang menghubungkan antara data-data di blockchain dengan data-data off-chain. Keberadaan Oracle sangat penting, karena kita semua membutuhkannya agar seluruh data-data yang kita input di Aplikasi atau API Website bisa terhubung ke jaringan blockchain.

Oracle akan memasukkan atau melakukan input data melalui transaksi yang terjadi di eksternal. Dengan begitu, blockchain kita akan berisi informasi yang benar-benar kita butuhkan saja.

Inilah mengapa keberadaan Oracle bisa disebut sebagai blockchain middleware, ya karena Oracle ini merupakan jembatan penting antara dua dunia yang sangat penting juga.

Contoh Project Oracle paling Populer

Tentu saja, untuk mengemban tugas yang sangat berat ini dibutuhkan sebuah platform yang benar benar bisa menjadi solusi atas kebutuhan semua entitas yang terkait dengan teknologi Blockchain. Dan hingga tulisan ini saya buat, ChainLink adalah pemenang dari semua project Oracle yang ada.

Kita bisa menyaksikan pertumbuhan pengguna ChainLink yang semakin hari semakin gemuk dan meninggalkan jauh jejak para komptetitornya sepert Tellor ($TRB) , Band Protocol ($BAND), Decentralized Information Asset ($DIA) dan lain sebagainya.

Keberadaan ChainLink sangat membantu developer dalam membuat aplikasi yang lebih mudah untuk digunakan dan juga lebih bagus lagi daripada aplikasi biasanya.

Baca juga : Ethereum Classic Vision – Decentralization, Scalability, and Security

CainLink memiliki token native yang bisa digunakan untuk menikmati layanan dari Platform ChainLink, yaitu $LINK . Token LINK ini merupakan token ERC-20 yang artinya berdiri pada blockchain milik Ethereum, sehingga kalian bisa menyimpan Token LINK pada wallet wallet Ethereum seperti MetaMask, Mist, MyEtherWallet , imToken dan lain sebagainya.

Kegunaan Token LINK adalah untuk membayar node operator.

Akhir kata

Begitulah informasi yang bermanfaat mengenai ChainLink, terimakasih sudah mau membaca artikel ini hingga akhir dan semoga bisa mengobati rasa penasaran kalian mengenai apa itu Oracle yang selama ini digadang-gadang menjadi hal yang paling tidak diketahui oleh banyak orang, tetapi sering di dengar.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.