Pengertian Reksadana Syariah dan Contohnya

reksadana syariah dan contohnya

ICONEWSMEDIA.COM – Investasi Reksadana merupakan jenis investasi yang mulai banyak didengar dan dikenali oleh banyak orang seiring berkembangnya zaman. Investasi ini aman dan juga dapat memberikan keuntungan yang relatif lebih tinggi daripada deposito. Reksadana ini memiliki beberapa jenis salah satunya yang akan kita bahas yaitu reksadana syariah. Reksadana syariah ini merupakan reksadana yang pada pengelolaan uangnga menerapkan prinsip-prinsip syariah. Reksadana syariah ini menjadi wadah yang dapat menampung atau menghimpun dana masyarakat yang nantinya akan dikelola oleh manajer Investasi menjadi instrumen surat-surat berharga seperti saham, obligasi, dan juga instrumen pasar uang yang menggunakan ketentuan dan juga prinsip yang berdasarkan pada syariah islam. Jika kamu memiliki ketertarikan pada reksadana syariah dan ingin mengetahui lebih banyak tentang hal ini, maka kamu bisa simak penjelasan berikyt ini tentang reksadana syariah.

Pengertian Reksadana Syariah

Reksadana syariah merupakan wadah yang mempunyai kegunaan sebagai wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat yang akan dikelola oleh manajer investasi dalam bentuk instrumen surat berharga dengan menggunakan ketentuan dan juga prinsip-prinsip syariah islam.

Contoh dan Jenis Reksadana Syariah

Reksadana Syariah Pasar Uang

Reksadana ini akan menempatkan modal yang kamu miliki pada sebuah instrumen pasar uang dalam bentuk uang rupiah atau mata uang lain. Reksadana Syariah Pasar Uang melakukan investasi ke dalam efek yang bersifat utang dengan mempunyai jatuh tempo kurang dari satu tahun. Hal itu dilakukan dengan tujuan dapat menjaga likuiditas dan juga memelihara modal. Reksadana syariah cocok untuk dicoba  bagi para pemula.

Baca Juga :   Rekomendasi Bisnis Rumahan saat pandemi

Reksadana Syariah Pendapatan Tetap

Pada reksadana syariah pendapatan tetap diwajibkan bagi manajer investasi yang bertugas mengelola reksadana supaya  menginvestasikan paling sedikit 80% dari Nilai Aktiva Bersih kedalam bentuk efek syariah berpendapatan tetap atau juga efek yang bersifat hutang seperti obligasi syariah. Reksadana syariah pendapatan tetap ini mempunyai resiko yang lebih besar daripada Reksadana Pasar Uang. Dengan reksadana pendapatan tetap kamu bisa memperoleh keuntungan yang relatif stabil. Namun meski memiliki resiko yang tinggi, reksadana syariah saham ini dapat menghasilkan pengembalian yang tinggi.

Reksadana Syariah Saham

Pada reksadana syariah saham ini mewajibkan untuk menginvestasikan paling sedikit 80% dari Nilai Aktifa Bersih ke dalam bentuk efek syariah yang berbentuk ekuitas. Reksadana syariah saham ini mempunyai resiko yang tinggi dibandingkan dengan jenis reksadana syariah lainnya. Hal ini dikarenakan mayoritas dana yang kamu miliki akan ditempatkan pada pasar saham yang pengembaliannya lebih cenderung fluktuatif.

Reksadana Syariah Campuran

Pada reksadana ini kamu wajib menginvestasikan 79% pada efek syariah berpendapatan tetap dan yang bersifat ekuitas. Reksadana campuran melakukan investasinya kedalam efek yang bersifat ekuitas selerti saham dan efek yang bersifat hutang seperti obligasi.

Itulah materi mengenai Reksadana Syariah beserta contoh-contohnya. Dengan adanya Reksadana ini, di targetkan pengguna Indonesia yang mayoritas beragama islam bisa ikut serta dalam investasi saham yang sesuai dengant tuntunan agama Islam dan tidak melanggar peraturan agama.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *