Begini cikal bakal konflik di Afghanistan yang dimenangkan Taliban

Begini cikal bakal konflik di Afghanistan yang dimenangkan Taliban

ICONEWSMDIA.COM – Taliban menjadi pemenang dalam pertempuran selama 20 tahun yang yang terjadi di Afghanistan dengan pasukan Amerika Serikat. Banyak orang yang masih belum paham tentang bagaimana awal mula terjadi peperangan antara Taliban dan Afghanistan, sehingga menimbulkan berbagai macam persepsi yang salah.

Masih ada orang yang menganggap Taliban adalah villain dan juga Amerika adalah orang baik, dan sebagian orang ada juga yang berpikiran bahwa Taliban adalah pahlawan, sedangkan Amerika adalah bangsa yang menjajah. Berikut urutan kronologi terjadinya konflik Afghanistan yang menyita perhatian publik.

Serangan 11 September 2021

Konflik bermula ketika terjadi penyerangan yang terjadi di New York dan Washington DC, dimana sekelompok organisasi dituding telah melakukan pembajakan pesawat jet pribadi. Para pembajak secara sengaja menabrakkan pesawat ke Menara Kembar WTC di New York dan menyebabkan kedua menara runtuh dalam waktu dua jam.

Sebanyak 3000 korban tewas dalam serangan ini, dan yang paling membuat publik bingung adalah, serangan ini seperti sudah diramalkan oleh serial kartun The Simpsons.

Pasca kejadian, FBI langsung menuding kelompok Al-Qaeda sebagai dalang terjadinya insiden ini. Osama bin Laden sebagai ketua kelompok ini menyatakan bertanggung jawab atas segala kegaduhan yang terjadi.

Ini semua dilakukan karena Al-Qaeda tidak merasa senang ketika keamanannya di ganggu oleh Amerika Serikat, sedangkan serangan yang terjadi tersebut menunjukkan bahwa keamanan di Amerika Serikat sebenarnya juga sangat rapuh.

Presiden Bush menyatakan serangan terhadap Teroris dan Taliban

Pasca kejadian, Presiden Bush melakukan penyerangan terukur untuk mencegah negara Afghanistan menjadi basis negara teroris. Usamah bin Laden yang dilindungi oleh pasukan islam Taliban, juga harus bertanggung jawab atas matinya 3000 owarga Amerika Serikat.

Serangan tersebut bertujuan untuk membawa pimpinan Al-Qaeda untuk diseret ke pengadilan, dan Taliban harus membayar harganya.

Pada tahun 2001, Bush mengumumkan operasi Endurig Freedom, dimana ini menjadi operasi paling lama yang tidak pernah ada sebelumnya. Amerika bertujuan untuk menjadikan Afghanistan sebagai negara yang memiliki warga dengan budaya barat dan jauh dari nilai Islam.

Taliban yang mengetahui rencana tersebut, memutuskan untuk mengamankan para pimpinan ke Pakistan. Meskipun Pakistan bekerjasama dengan Amerika Serikat, namun pihak Amerika Serikat tidak ingin menangkap target. Dari sini mulai terjadi keanehan yang membuat sebagian orang bingung.

Gencatan senjata selama 20 tahun

Pada tahun 2002, pasukan Taliban mengibarkan bendera putih dan menyatakan menyerah terhadap perlawanan Amerika Serikat, namun pernyataan menyerah tersebut ditolak. Dan Amerika menyatakan gencatan senjata terhadap kelompok Taliban. Amerika yang berhasil mempengaruhi pemerintahan Afghanistan ingin merebut kekuasaan politik dan menerapkan budaya demokrasi barat.

Pasukan NATO bergabung dengan pemerintahan Afghanistan, namun serangan yang dilancarkan oleh Taliban tidak pernah surut.

Amerika yang mengeluarkan dana miliara dollar akhirnya berhasil menciptakan masyarakat yang pro pemerintahan dan menerapkan budaya barat. Perempuan diperbolehkan untuk bersekolah, kuliah, bekerja , ikut di parlemen dan aktivitas bebas lainnya yang sebelumnya dilarang oleh pasukan Taliban.

Namun, ketika masyarakat mulai jauh dari peraturan Taliban, banyak sekali terjadi kasus korupsi dan tindakan kriminal lainnya. Tindakan pelanggaran marak terjadi dan memperburuk kualitas masyarakat pada umumnya.

Usamah Bin Laden tewas di masa Presiden Barack Obama

Pada masa pemerintahan Barack Obama, merupakan titik puncak penekanan pasukan taliban oleh tentara AS. Sebanyak 100,000 tentara di kerahkan ke Afghanistan untuk meruntuhkan Taliban.

Pada tahun 2011, pasukan elit Angkatan Laut AS berhasil membunuh Usamah bin Laden di tempat persembunyiannya selama setahun yang berlokasi di dekat pangkalan militer pemerintah Pakistan. Pada bulan Juni 2011, Obama menarik pasukannya dan menyerahkan kursi kekuasaan pada pemerintah Afghanistan yang pro barat.

Pada tahun 2014 Obama mengakhiri operasi utama dan mulai melatih militer Afghanistan. Pada momen tersebut, Taliban mulai mendapatkan banyak kesempatan dan mendapatkan banyak wilayah.

Damai Taliban dan AS

Pada tahun 2020, di masa pemerintahan Donald Trump, pemerintah AS melakukan perundingan dengan Taliban dan mencapai kesepatakan damai dengan beberapa konsekuensi.

Taliban memutuskan hubungan dengan Al-Qaedan dan ISIS , namun diperbolehkan untuk melakukan hak-hak kewarganegaraanya di Afghanistan.

Kesepakatan AS-Taliban ini tidak menghentikan serangan Taliban terhadap pemerintahan dan juga warga. Sehingga wilayah kekuasaan Taliban semakin meluas seiring berjalannya waktu.

Total korban jiwa konflik berkepanjangan ini mencapai lebih dari 200,000 orang dan angka terbesar ditanggung oleh penduduk sipil Afghanistan dan pasukan Taliban yang mencapai 98%, sedangkan tentara AS hanya 3,500 orang saja.

Dan di tahun 2021, Taliban berhasil menduduki gedung pemerintahan. Sementara presiden Ghani mengamankan diri dibantu oleh pasukan Amerika Serikat.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.